Bersyukurlah kalau Anda masih single karena banyak hal dapat dicapai… hampir apapun dapat dicapai🙂

Lewat Note ini saya ingin berbagi mengenai Tujuan Keuangan bagi Anda yang belum menikah.

Simple saja, Tujuan Keuangan yang paling utama adalah Dana Darurat yang besarnya 4x Gaji (bagi mereka yang berpenghasilan tetap).

Sedangkan untuk freelancer Dana Darurat yang diperlukan sebesar 12x Pengeluaran Rutin Bulanan.

Pengeluaran Rutin Bulanan antara lain, transportsi, pulsa hp, internet, member gym, biaya kos dll.

Kenapa harus Dana Darurat ?

Dana Darurat ini ibarat bemper bagi keuangan Anda.

Buat Anda yang baru mencicipi dunia kerja, seringkali agak sulit mencari tempat kerja yang cocok.

Sehingga yang banyak terjadi adalah pindah- pindah kerja. Wajar sih, karena umur- umur fresh graduate karirnya belum terbentuk.

Jadi pindah- pindah kerja sah- sah saja. Tapi, coba cek berapa uang yang nongkrong di tabungan kalau tiba- tiba Anda harus berhenti bekerja ?

Jawabannya hanya ada 2(dua) yaitu Punya dan Gak Punya.

Bagus kalau Punya tapi pertanyaan selanjutnya, sampai berapa lama tabungan bisa mensupport hidup Anda selama jobless ?

Kalau jawabannya Gak Punya , Poor you!!! Mau hidup dari mana ???

Nah inilah pentingnya Dana Darurat, supaya selama Jobless paling tidak si Dana Darurat bisa mencukupi kebutuhan Anda selama 4 bulan saat sedang mencari pekerjaan baru.

Dana Darurat juga sebagai dana yang siap untuk digunakan hal- hal penting yang diluar dugaan seperti harus rawat inap karena sakit.

Biasanya walaupun ada asuransi kesehatan, sistem yg dipakai adalah reimbursement.

Artinya harus bayar Rumah sakit dulu baru klaim ke perusahaan asuransi.

Cara mencapai Tujuan Keuangan yang Utama a.k.a Dana Darurat bisa dengan cara menyisihkan Gaji Anda dalam jumlah tertentu.

Bikin Target kapan Dana Darurat itu terbentuk. Bisa 1(satu) tahun, 2(dua) tahun ataupun 3(tiga) tahun.

Contohnya, kalau punya gaji 1 juta, berarti Dana Darurat-nya harus 4juta.
Target Pencapaiannya 1 tahun , berarti setiap bulan nabung 300rb saja.
Sisa gaji bisa dipakai beli asuransi kesehatan (kalau asuransi gak dicover dari kantor), jalan- jalan, shopping dan kalau mau lebih bijaksana, investasi.

Untuk single belum perlu Asuransi Jiwa kecuali Anda menjadi pencari nafkah keluarga. Misal, Anda jadi tulang punggung keluarga karena salah seorang dari orang tua tidak mampu memenuhi kebutuhan keluarga lagi atau sudah meninggal.

Segera Rencanakan Keuangan Anda !

*pic from gettyimages