pic from gettyimages*pic from gettyimages

Mom, I get the job!”

Kira- kira itulah yang keluar dari mulut saya saat mendapatkan kerja pertama kali.

Bahagia tak terkira saat bisa diterima kerja oleh sebuah perusahaan di belantara Jakarta ini.

Lamunan segera melayang ke hari pertama bekerja, makan siang bersama kolega dan yang paling ditunggu adalah Gaji Pertama!

Saat menerima si gaji pertama ini semua ingin dibeli!! mulai dari baju kerja, sepatu, gadget terbaru, mobil, motor dan lain sebagainya.

Iya dong, gaji pertama itu wajib dipakai bahkan terkadang habis karena todongan teman- teman untuk minta ditraktiršŸ™‚

Apalagi karena saya merasa si gaji pertama adalah hak milik saya dan saya sudah bersusah payah bekerja untuk mendapatkannya.

Coba, berapa banyak pengorbanan yang saya lakukan untuk mendapatkannya mulai dari berangkat pagi – pagi menggunakan kendaraan umum, terjebak macet, pekerjaan yang melimpah serta tak kunjung selesai sampai akhirnya kembali ke rumah dalam keadaan capek!

“Wajar dong kalau saya mau bersenang- senang dengan si gaji pertama ini, lagian kan kalau mau nabung, bulan- bulan berikutnya bisa dilakukan dengan gaji selanjutnya!”, hati kecil saya melakukan pembelaan.

Kemudian hari berlalu dan di bulan berikutnya saat menerima gaji, kembali saya melakukan pembelaan “duh, perlu beli tas baru nih, kan malu kalo ketemu klien tas-nya selalu sama!”

Gaji berikutnya pun ludes tak tersisa dan terus berlanjut sampai bulan- bulan berikutnya!

Apakah kamu termasuk salah satu 1st jobber yang tidak memiliki sisa penghasilan untuk ditabung dan diinvestasikan ?

Sekarang saatnya kamu untuk “sadar keuangan”

Sebenarnya untuk menyisihkan sebagian pendapatan bulanan tidak sulit kok asal kita mulai mengubah cara berpikir kita tentang menabung ini.

Caranya adalah setiap kali menerima gaji di rekening langsung kita bagi ke berbagai pos pengeluaran.

Pos- pos pengeluaran tersebut adalah:

  • Tabungan dan Investasi minimal 10% dari penghasilan bulanan
  • Pengeluaran Rutin Bulanan (seperti sewa kos, kendaraan umum, laundry dll)
  • Pengeluaran PribadiĀ (seperti hangout, nonton, pulsa hp, internet, baju, sepatu etc) maksimal 20% dari penghasilan bulanan
  • Cicilan Hutang maksimal 30% dari penghasilan bulanan
Saat gaji sudah masuk di rekening jangan biarkan dia hanya mampir, pastikan dia menetap dan menghasilkan kembali.
Langsung sisihkan minimal Ā sebesar 10% untuk dimasukkan ke dalam Pos Tabungan dan Investasi!
Akan lebih baik kalau 1st jobber ini punya Tujuan Keuangan yang jelas!
Ada beberapa Tujuan Keuangan Dasar bagi 1st Jobber, antara lain:
  1. Dana Darurat (besarnya Dana Darurat untuk 1st jobber pegawai tetap itu 4x besarnya Pengaluaran Rutin Bulanan atau kalau belum ada Pengeluaran Rutin Bulanan yang artinya 1stjobber ini masih menumpang dengan keluarga maka besarnya nilai Dana Darurat diambil dari 4x Gaji /bulan. Sedangkan untuk freelancer besarnya Dana Darurat adalah 12x Pengeluaran Rutin Bulanan)
  2. Dana Pensiun (besarnya Dana Pensiun ini dapat dihitung tersendiri karena setiap orang memiliki ekspektasi berbeda tentang bagaimana masa pensiunnya nanti. Namun semakin dini dipersiapkan semakin ringan uang yang dikeluarkan untuk investasi mencapai Dana Pensiun)
  3. Proteksi (Proteksi ini adalah asuransi murni, bukan asuransi yang ada campuran investasinya. Kenapa harus asuransi murni ? Karena asuransi murni preminya murah tapi manfaatnya besar. Sedangkan asuransi+investasi yang sering kita sebut unitlink preminya sangat mahal tapi manfaatnya tidak sesuai kebutuhan. Ā Asuransi yang diperlukan oleh 1st jobber adalah asuransi kesehatan murni. Ā Sedangkan kalau si 1st jobber ini menanggung hidup keluarga maka 1st jobber ini perlu asuransi jiwa murni untuk jangka waktu 10 tahun. Seiring berjalannya waktu dan meningkatnya karir, asuransi jiwa murni ini bisa direvisi jangka waktunya menjadi 20 tahun)
Masih banyak tujuan keuangan lain yang bisa ditambahkan misal DP mobil atau motor supaya tidak perlu lagi naik kendaraan umum yang sumpek, dana untuk liburan, DP kepemilikan rumah atau apartemen, dana untuk menikah dan masih banyak lagi.
Nah, mudah kan Basic Financial Planning for 1st jobber ?!
Selamat Memulai!
Hon Nie
Enjoy today while prepare for tommmorow