Postingan saya kali ini masih ada kaitannya dengan postingan lalu disini.

Postingan yang lalu, dengan uang sebesar Rp. 580.000,-/bulan anak kita hanya mendapatkan Dana Pendidikan sebesar Rp.75.000.000,- dari jenjang SD  sampai Universitas.

Nah, sekarang akan saya jabarkan bahwa dengan uang sebesar Rp. 580.000,-/bulan Dana Pendidikan Anak kita akan bisa mencapai jumlah Uang Pangkal yang sampai ratusan juta.

Sebaiknya Dana Pendidikan anak disiapkan sebelum anak lahir. Kenapa? Karena dengan begitu, uang yang kita keluarkan untuk investasi mencapai kebutuhan  Dana Pendidikan Anak akan semakin kecil sehingga kita dapat menggunakan uang kita yang jumlahnya terbatas untuk tujuan keuangan yang lain.

Langkah pertama  adalah menentukan sekolah mana saja yang akan kita pilih sebagai sekolah anak kita nantinya karena itu erat hubungannya dengan besarnya Uang Pangkal setiap jenjang sekolah.

Data yang saya pakai adalah SD Katolik, SMP Negeri Kelas Internasional, SMA Negeri Kelas Internasional dan Universitas Indonesia.

Langkah kedua, menentukan instrument investasi yang akan digunakan. Dalam hal ini saya menggunakan instrument investasi berupa Reksadana Saham dengan tingkat return investasi pertahunnya sebesar 25%.

Saya ambil contoh anak saya yang berumur 3 tahun saat ini, untuk Uang Pangkal masuk SD sudah terpenuhi sehingga saya hanya perlu mengejar kebutuhan untuk Jenjang SMP sampai Universitas.

Uang Pangkal SMP nantinya menjadi sebesar Rp. 40.455.577,- Bila menabung maka saya harus menabung sebesar Rp. 337.130,-/bulan Sedangkan bila saya investasi berkala ke Reksadana Saham maka saya hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp. 77.511,- / bulan.

Uang Pangkal SMA nantinya menjadi sebesar Rp. 138.090.849,- Bila menabung maka saya harus menabung sebesar Rp. 885.198,-/bulan Sedangkan bila saya investasi berkala ke Reksadana Saham maka saya hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp. 120.154,-/bulan.

Uang Pangkal Universitas nantinya menjadi sebesar Rp. 114.874.325,- Bila menabung maka saya harus menabung sebesar Rp. 598.304,-/bulan Sedangkan bila saya investasi berkala ke Reksadana Saham maka saya hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp. 46.561,-/ bulan.

Dari paparan diatas, Total keseluruhan Dana Pendidikan Darren dari SMP sampai Universitas adalah sebesar Rp. 293.420.751,- Sedangkan investasi yang saya lakukan hanya sebesar Rp. 244.226,-/ bulan. 

Ringan sekali bukan ?

Coba bandingkan dengan Asuransi Pendidikan yang preminya sebesar Rp. 580.000,-/ bulan namun Dana Pendidikan Anak yang diberikan hanya sebesar Rp. 75.000.000,- saja.

Nah, sekarang kalau anak masih umur 0 tahun maka kita hanya perlu menginvestasikan uang sebesar Rp. 594.640,-/ bulan untuk mencapai kebutuhan Dana Pendidikan Anak sejak jenjang Playgroup National Plus – SD Katolik- SMP Negeri Kelas Internasional- SMA Negeri Kelas Internasional- Universitas Indonesia.

Jadi, mau pakai Asuransi Pendidikan, Menabung atau berinvestasi di Reksadana ?

Buat saya pendidikan tinggi itu penting agar anak bisa membuka cakrawala berpikirnya lebih luas lagi sehingga mampu berkarya bagi bangsa Indonesia tercinta🙂

Selamat berinvestasi🙂

Enjoy today while preparing for tomorrow