Akhir tahun seperti ini tentu saja identik dengan LIBURAN!

Setelah tubuh penat dengan rutinitas sepanjang tahun, tentunya menghadiahkan diri sendiri sebuah liburan akan sangat menyenangkan serta menenangkan pikiran.

Namun apabila LIBURAN tidak direncanakan dengan matang, maka yang akan datang adalah keruwetan.

Entah keruwetan karena kertas kerja yang menumpuk sampai dengan keruwetan karena tagihan yang menggunung akibat liburan yang sudah berakhir!

Jangan sampai habis liburan Anda malah stres memikirkan hutang yang timbul akibat liburan!

Tentunya kita tidak mengharapkan hal itu terjadi bukan ? Maka ada baiknya kita mempersiapkan Dana Liburan.

Dana Liburan ini bisa kita tabung beberapa bulan sebelum hari H tiba.

Saya pernah melakukan survey, bahwa untuk liburan ke pulau Bali selama 4 (empat) hari ala backpacker membutuhkan dana sebesar Rp. 2.500.000 per orang

Maka bila mau liburan ke tempat yang sama tahun depan, anda hanya cukup sisihkan uang sebesar Rp. 200.000 per bulan. Mudah bukan ?

Hal- hal yang harus Anda lakukan untuk merencanakan Dana Liburan :

  • Tentukan destinasi liburan. Bisa liburan lokal atau ke luar negeri. Tentunya hal ini berkaitan erat dengan moda transportasi apa yang Anda pilih, bisa menggunakan mobil pribadi, kereta api, kapal laut dan pesawat terbang. Yang akan mempengaruhi besarnya budget transportasi liburan Anda
  • Tentukan gaya berlibur Anda! Anda bisa memilih liburan ala backpacker atau ala princess. Tentunya hal ini berpengaruh terhadap budget akomodasi Anda. Bila Anda memilih gaya liburan ala backpacker maka menginap di hotel melati tidaklah menjadi masalah. Sedangkan bila Anda memilih gaya liburan ala princess tentunya Anda memilih untuk menginap di hotel bintang empat
  • Tentukan jumlah peserta liburan. 
  • Tentukan kapan Anda akan berlibur. Harga transportasi dan akomodasi di periode high season tentunya lebih mahal di banding low season.
  • Tentukan budget dana liburan dan lakukan survey untuk pos- pos pengeluaran Dana Liburan.

Setelah Anda melakukan semua itu, maka ada beberapa pos- pos pengeluaran Dana Liburan yaitu:

TRANSPORTASI

Pos pengeluaran Dana Liburan untuk transportasi ini merupakan pos pengeluaran terbesar dalam komponen Dana Liburan. Carilah moda transportasi yang paling membuat Anda nyaman dan tentunya sesuaikan budget Anda. Sudah banyak penerbangan yang menawarkan tiket murah namun memang Anda harus membeli di muka terlebih dahulu. Tentukan juga apakah perlu sewa mobil, bila perlu harus dibudgetkan juga untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan biaya parkir.

AKOMODASI

Pos Pengeluaran akomodasi adalah pos pengeluaran terbesar kedua setelah transportasi. Tentunya menginap di hotel bintang lima lebih menguras budget dibanding hotel melati.

MAKAN

Tentu saja yang namanya liburan, pasti merupakan kesempatan untuk mencoba makanan lokal yang ditawarkan oleh tempat liburan yang dituju. Bisa makanan tradisional yang dikemas modern ataupun makan di tempat yang sederhana.

TEMPAT WISATA

Biasanya untuk masuk ke tempat wisata, kita diharuskan untuk membayar tiket masuk.

BELANJA

Belanja oleh- oleh untuk kerabat ataupun belanja untuk diri sendiri.

Jadi, yuk rencanakan liburan supaya tidak meninggalkan beban hutang selepas pulang liburan nanti🙂