Banyak teman yang bertanya kepada saya, bagaimana caranya memulai investasi?

Jawabannya bisa sangat personal karena setiap pribadi memiliki profil resiko yang berbeda- beda serta kemauan yang tidak sama satu dengan yang lainnya.

Namun ada beberapa hal yang dapat dijadikan panduan untuk mulai berinvestasi.

FINANCIAL CHECK UP

Financial Check Up menjadi sangat penting karena dengan cara ini dapat dilihat apakah kondisi keuangan seseorang itu sehat atau sebaliknya.

Apakah setiap bulan masih ada sisa pendapatan yang bisa diinvestasikan kembali?

Jelas kalau tidak memiliki sisa pendapatan apa yang mau diinvestasikan?

Apakah ada hutang konsumtif yang menyebabkan setiap bulan selalu gali lubang tutup lubang?

Hutang konsumtif semacam kepemilikan gadget yang harganya melebihi Penghasilan Bulanan kita dapat membuat keuangan minus!

HUTANG

Berhutang? Kenapa tidak?

Tentu saja berhutang dianjurkan, tapi hutang yang produktif!

Hutang produktif adalah hutang yang nilai asetnya akan meningkat seiring bertambahnya waktu atau hutang yang menunjang produktivitas anda dalam menghasilkan pendapatan.

Contoh hutang produktif: Kredit Rumah, Apartemen dan Kendaraan Bermotor.

Contoh terakhir memang nilainya menyusut namun memiliki kendaraan pribadi bisa menunjang produktivitas dalam bekerja.

Harus diingat bahwa porsi hutang besarnya hanya boleh 30% dari Pendapatan Bulanan!

Kenapa begitu? supaya ada uang yang dapat dipakai untuk kebutuhan lainnya termasuk investasi!

DANA DARURAT

Bila hasil Financial Check Up Anda sehat maka Anda dapat menuju tahapan berikutnya yaitu menentukan tujuan keuangan.

Tujuan paling dasar adalah Dana Darurat.

Dana Darurat ini penting!

Agar saat Anda membutuhkan uang sewaktu- waktu dalam jumlah yang cukup besar untuk sesuatu yang sifatnya darurat maka bisa langsung diambil dari rekening tabungan.

ASURANSI

Memiliki asuransi juga penting.

Semua orang harus memiliki Asuransi kesehatan tapi belum tentu setiap orang perlu Asuransi Jiwa.

Kenapa? jawabannya ada disini

TUJUAN KEUANGAN

Setelah hal- hal di atas terpenuhi, maka langkah selanjutnya adalah menentukan Tujuan Keuangan.

Setiap pribadi memiliki Tujuan Keuangan yang berbeda karena prioritas yang berbeda pula.

Untuk macam- macam Tujuan Keuangan bisa dibaca disini

PRODUK

Setelah menetukan Tujuan Keuangan maka cari produk yang dapat mencapai tujuan keuangan dan memenuhi profil resiko Anda.

Nah, mudah bukan untuk memulai berinvestasi ?!

Start now because there is no such thing as market timing🙂

Semoga bermanfaat🙂

“Enjoy today while preparing for tommorow”