Dua bulan lalu saya berhasil menabung dan berinvestasi sebesar lebih dari 30% dari Penghasilan Bulanan!

Sebuah rekor baru sebenarnya setelah sejak tahun 2008 mencoba menerapkan Cashflow Management🙂

Saya memang “memaksa” diri untuk bisa menabung dan berinvestasi minimal 20% perbulan, lebih dari itu akan semakin bagus karena saya ingin punya Aset Aktif sebelum saya pensiun🙂

Seorang teman yang bertanya kepada saya, “Bagaimana caranya bisa menabung dan berinvestasi sebesar 30% perbulan?”

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

1.       Tentukan TUJUAN

Menentukan TUJUAN amatlah penting! Dengan adanya tujuan keuangan maka Anda akan focus untuk menyisihkan sebagian pendapatan Anda untuk mencapai tujuan yang telah Anda tetapkan.

Menjadi KAYA bukanlah TUJUAN!

Tujuan keuangan yang sederhana misalnya ingin liburan, ingin punya tas desainer terkenal, Dana Pensiun dll.

 

2.       Cek Kondisi Keuangan Anda (Financial Check Up)

Dengan cara ini Anda akan tahu seberapa besar Pengeluaran Bulanan Anda. Apakah “Besar Pasak daripada Tiang” , “Impas” ataukah masih tersisa walau sedikit.

Bila besar pasak daripada tiang maka Anda harus melihat pos mana yang membuat penghasilan Anda tidak cukup. Jangan- jangan karena gaya hidup Anda yang sebenarnya tidak mampu Anda jalani.

Melalui Financial Check Up, Anda bisa tahu pengeluaran mingguan dan bulanan Anda.

Nah hal ini penting untuk anda ketahui agar dapat mengatur cashflow bulanan Anda.

 

3.       Bayar diri Anda terlebih dahulu

Yang saya maksud disini bukanlah Pengeluaran Lifestyle namun Proteksi/ Asuransi. Setiap kali Anda menerima uang di rekening, langsung alokasikan ke pembayaran premi asuransi bila pembayarannya dilakukan bulanan.

Anda juga bisa langsung mendebet uang di rekening anda untuk dimasukkan ke dalam rekening yang sama sekali tidak dapat diutak atik untuk si tujuan keuangan Anda.

Sebuah rekening tanpa kartu ATM bisa menjadi solusi agar Anda tidak sebentar- sebentar menyabotase rekening tersebut!

Cobalah memulai menabung sebesar 10% terlebih dahulu selama beberapa bulan, kemudian tingkatkan menjadi 15%, 20% dan seterusnya dibatas Anda mampu.

Tidak perlu memaksakan diri sehinga Anda tidak dapat lagi menikmati hasil jerih lelah Anda🙂

 

4.       Kewajiban keagamaan

Untuk umat Muslim, zakat sebesar 2,5% dari Penghasilan Bruto wajib disetorkan ke badan yang menangani hal tersebut. Sedangkan untuk umat Kristiani, biasanya menyerahkan 10% (persepuluhan) dari Penghasilan Bruto kepada gereja dimana dia beribadah.

 

5.       Pos- Pos Pengeluaran

Dengan melakukan Financial Check Up Anda akan mengetahui besarnya Pengeluaran Rutin, Pengeluaran Lifestyle dan Cicilan Hutang Anda.

Buat Pos- pos pengeluaran agar Anda bisa tahu berapa banyak uang yang anda bisa pakai untuk pos BBM misalnya. Atau berapa banyak yang Anda bisa belanjakan untuk nonton bioskop.

Bisa juga Anda menggunakan accordion file seperti gambar dibawah ini untuk mengatur pos pengeluaran bulanan Anda.

 

Anda dapat menerapkan pergi ke ATM sebanyak 1 (satu) kali seminggu untuk mencukupi kebutuhan Anda selama 1 (satu) minggu.

Misalnya kebutuhan BBM, makan, transportasi, parkir, tol dll.

 

Bagaimana, mudah bukan ?

Selamat Mencoba🙂

 

“Enjoy today while preparing for tommorow”