Postingan ini merupakan rangkaian postingan sebelumnya.

Talkshow Sosialisasi Sistem Informasi Debitur (SID) oleh Ibu Anggie dari Bank Indonesia

Peraturan Bank Indonesia Per 1 April 2012 uang muka kendaraan dan properti (DP) yang di beli secara kredit ada batas minimal yaitu 30% dari nilai barang yang dibeli.

Hal ini untuk menghindari terjadinya kredit macet.

Untuk saat ini kreditur yang pernah terlibat kredit macet, selamanya akan di blacklist oleh SID Bank Indonesia.

Maka dari itu kredit apapun maksimal 30% dari penghasilan bulanan agar menghindari ketidakmampuan membayar cicilan perbulannya.

Seminar “Gold VS Property” oleh Ahmad Gozali dan Tejasari

EMAS

Investasi di emas bisa naik atau turun tergantung pemerintah (politik).

Namanya juga investasi selalu ada resikonya.

Kenapa investasi emas? Karena memang pada kenyataannya, tren cenderung naik.

Bagaimana investasi di emas? beli saat punya uang, simpan dengan aman dan jual ketika diperlukan.

Emas seperti apa yang harus di beli? emas yang terstandar dan bersertifikat (mis. logam mulia, koin dinar emas).

Kapan waktunya beli emas? Cek profil apakah termasuk trader, investor atau kolektor.

Tipe trader: beli saat harga turun, jual saat naik. Trader harus sensitif harga. Bentuk produk bisa fisik (LM, dinar emas) ataupun non fisik (komoditi emas). Profil resiko tinggi.

Tipe investor: beli kapan pun. Jangka panjang.

Tipe kolektor: berburu limited edition.

PROPERTI

Investasi di properti: rumah, apartemen, tanah.

Hal yang penting untuk diperhatikan kalau mau investasi di properti yaitu lokasi, akses jalan dan sertifikat.

Kelebihan investasi di properti:

  1. harga tidak fluktuatif dan cenderung meningkat
  2. Nilai pertumbuhan diatas inflasi
  3. Dapat dijadikan agunan
  4. memberikan capital gain dan passive income
  5. beli properti tidak harus lunas

Kekurangan investasi di properti:

  1. beli dengan dana besar
  2. kurang likuid
  3. bukan investasi jangka pendek
  4. tidak bisa dijual sebagian
  5. proses jual rumit

Talkshow “Prospek Reksadana di Indonesia” oleh Prita Gozhie dan Manulife Asset Management Indonesia

Penghasilan dipakai u/ zakat, proteksi, tabungan+investasi, pengeluaran rutin rumah tangga, cicilan.

Bedanya tabungan dengan investasi adalah

Tabungan masuk lima hasilnya lima.

Investasi: masuk lima, hasilnya …. Bisa nambah atau kurang

Menabung penting tapi tidak cukup!

Tabungan memang  aman tapi belum tentu bisa kebeli apa yang kita ingini sedangkan Investasi beresiko tapi bisa dipakai untuk membeli apa yang diingini🙂

Investasi menjadi perlu karena:

  1. banyaknya ketidakpastian dan keterbatasan
  2. inflasi
  3. kebutuhan masa depan

Investasi adalah seni membuat uang bekerja keras untuk Anda🙂

Lakukan investasi di beberapa tempat (diversification) dengan jangka waktu lama (longterm)

Reksadana salah satu instrumen keuangan untuk berinvestasi.

Jenis RD : pasar uang, pendapatan tetap, campuran, saham

Lakukan investasi reguler karena ada metode cost averaging.

Dengan demikian, lebih banyak beli saat harga murah dan  sedikit dibeli saat mahal.

Lakukan financial check up minimal setahun sekali untuk tahu kinerja investasi yang sudah dilakukan.

Seminar “Protection & Pension” oleh Kurna Sukmanagara dan Mieke Rini

ASURANSI

Asuransi penting untuk proteksi.

Kesalahan umum memilih asuransi :

  • premi terlampau mahal
  • manfaat asuransi tidak sesuai kebutuhan

Padahal saat lifestyle berubah, pendapatan berubah maka Uang Pertanggungan asuransi harus disesuaikan!

6 Langkah cerdas memilih asuransi:

  1. track record perusahaan asuransi membayar klaim
  2. besaran klaim yang pernah dibayarkan
  3. Bandingkan jenis manfaat asuransi, apakah sesuai kebutuhan
  4. Uang Pertanggungan yang diberikan
  5. bandingkn detail masa pertanggungan
  6. bandingkan preminya

PENSIUN

Apa yg dibutuhkan saat pensiun? Uang atau Income?

Saat pensiun kebutuhan hidup masih harus dipenuhi, maka itu saat pensiun perlu income.

Ada 3 (tiga) kunci sukses pensiun, antara lain:

  1. Lifestyle (Apakah akan mempertahankan gaya hidup  sekarang di masa pensiun? menurunkan level gaya hidup  saat pensiun nanti? Atau bahkan menaikkan level gaya hidup saat pensiun? Pilihan ada di tangan Anda yang tentunya berpengaruh terhadap besarnya Dana Pensiun yang mau di capai.
  2.  Time Horizon (Time horizon bicara tentang pada usia berapa akan pensiun, berapa tahun lagi mencapai pensiun dan usia harapan untuk hidup. Semakin singkat usia menuju pensiun serta angka harapan hidup yang lebih panjang membuat nilai di masa depan membesar)
  3.  Vehicle (Vehicle bicara tentang cara mencapai tujuan yaitu Dana Pensiun. Cara bisa berbeda- beda orang yang satu dengan yang lain. Ada yang nyaman menempatkan Dana Pensiun-nya dengan bisnis, emas, property ataupun surat berharga)

Pensiun dipengaruhi oleh:

  •  Gaya hidup sekarang (Dengan memulai gaya hidup terencana maka seseorang terbiasa untuk mengatur keuangannya dengan baik sehingga tidak memiliki hutang kartu kredit yang melilit seumur hidup. Begitu juga dengan hutang cicilan KPR ataupun KPM. Ingat, maksimal cicilan utang KPR atau KPM adalah 30% dari penghasilan bulanan. Mengapa begitu? Supaya ada sisa dari penghasilan bulanan agar tujuan keuangan lainnya juga dapat di capai)
  • Gaya hidup di masa yang akan datang (Apakah  akan mempertahankan gaya hidup yg sekarang, menurunkan atau bahkan menaikkan gaya hidup saat pensiun nanti)
  • Usia Pensiun (Semakin dekat usia pensiun maka semakin besar uang yang harus disisihkan untuk mencapai Dana Pensiun. Oleh sebab itu, perlu sekali menyiapkan Dana Pensiun sejak muda karena jumlah investasi yang diperlukan lebih kecil)
  • Pasca Pensiun (Setelah pensiun tentu saja kehidupan masih berjalan. Di masa pensiun kita tetap melakukan aktifitas seperti biasanya bukan? Artinya perlu uang juga untuk menghidupi kebutuhan sehari- hari saat sudah tidak bekerja. Maka Dana Pensiun lah yang menghidupi kebutuhan di masa pensiun)

Untuk first jobber, Persiapkan Dana Pensiun sejak mulai kerja karena masa kerja bisa jadi lebih pendek dari masa hidup