Maret lalu, saya berkesempatan hadir di Indonesia Financial Planning Expo.

IFPE ini dibuat oleh Independent Financial Planners Club (IFPC)

Dengan mengusung tema “Great Plan for Better Future” tentu saja event ini sayang untuk dilewatkan.

Saya datang sedikit terlambat karena ada pekerjaan suami yang mendesak.

Beberapa point penting yang dapat saya bagikan dari acara Expo tersebut.

Talkshow 2 “Islamic Financial Planning” oleh Moh. B Teguh

KAYA bukan TUJUAN karena tidak spesifik.

Tujuan keuangan seperti mau beli rumah, mobil dan lain- lain.

Kemampuan keuangan dapat dihitung.

Jangan pernah bilang belum mampu, coba dihitung.

Dibawah ini Pembeda Perencanaan Keuangan Syariah:

  • Cashflow Management (Perlu tahu asal pendapatan dari mana, tabungan maupun investasi masuk ke instrumen keuangan yang halal)
  • Set Up Prioritas (Prioritas Perencanaan Keuangan Syariah adalah ibadah haji dan waris)
  • Produk keuangan (Tentu saja sesuai dengan namanya, maka produk keuangan yang dipilih pun syariah)

Arus kas perencanaan keuangan syariah adalah:

  • bayar utang
  • zakat
  • investasi
  • pengeluaran rutin
  • pengeluaran lifestyle

Dalam Islamic Financial Planning ada Rencana Waris jika meninggal, Besarnya wasiat maksimal 1/3 harta diberikan kepada orang lain selain ahli waris.

Langkah Rencana Waris:

  1. Identifikasi Harta
  2. Siapa ahli waris
  3. Pembagian Waris

Sesi selanjutnya bersambung ke postingan selanjutnya.