Image

Lebaran sebentar lagi!

Yang bekerja ada yang sudah mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR).

Budget lebaran biasanya diambil dari THR.

Ada beberapa budget lebaran yang biasanya timbul:

  1. THR untuk pekerja di rumah seperti Asisten Rumah Tangga (ART), baby sitter dan supir.
  2. Belanja untuk lebaran. Belanja baju, makanan kecil, bahan membuat ketupat, hadiah untuk keluarga di kampung dll
  3. Mudik. Biasanya banyak orang mudik untuk menemui orang tua dansanak keluarga di kampung.
  4. Salam tempel. Pemberian amplop sebagai salam tempel merupakan bagian dari budaya lebaran walau tidak wajib namun akan menyenangkan bagi anak- anak bila ada🙂
  5. Zakat. Zakat terdiri dari fitrah dan maal. Zakart fitrah wajib bagi semua orang, tua muda miskin kaya sebesar 2,5kg atau 3,5liter beras yang di makan.
  6. Open House

Namun bagaimana bila tidak mendapatkan THR karena bekerja di perusahaan asing misalnya, darimana budget lebaran diambil?

Tentu saja ketidakadaan THR tidak menjadi alasan budget lebaran diambil dari berhutang. Sesungguhnya budget lebaran dapat di- planning sejak jauh- jauh hari atau di ambil dari penghasilan tahunan seperti bonus.

Misalkan budget lebaran yang dibutuhkan sebesar Rp. 6.000.000 maka setiap bulan dapat disisihkan sebesar Rp. 500.000 untuk budget lebaran.

Berita baiknya, THR boleh dihabiskan untuk keperluan lebaran. Tentu saja akan baik sekali apabila ada sisa yang dapat diinvestasikan kembali.

Ingat, jangan sampai karena ingin kelihatan keren di hari raya, saat libur lebaran berakhir terlilit hutang karena tidak tersisa uang sepeser pun di dompet!

Selamat merencanakan budget lebaran!