Ihiiiy! Judulnya hampir sama ya dengan blog saya ini….S.M.A.R.T !

Pastinya postingan kali ini adalah tips dan trik bagaimana cara investasi pintar di properti.

Sabtu, 23 April lalu saya hadir di acara Ngobrol Cantik Blogger Perempuan bareng Bassura City dengan tema ‘Smart Investment in Property for a Better Life‘.

Apa sih yang mendasari Anda tetap hidup?

Jawabannya hanya satu, C.I.N.T.A

Anda hidup sampai detik ini karena ada orang orang tercinta yang mencintai Anda.

Anda bekerja dengan susah payah agar orang orang yang Anda cintai bisa menikmati hasil jerih lelah Anda.

So, life is about loving🙂

Saat mulai bekerja, penghasilan digunakan sepenuhnya untuk hura-hura…. iya apa iya? Wajar sih kalau menurut saya karena baru pertama kali punya penghasilan ya memang harus dinikmati.

Capek hura-hura, sudah mulai memikirkan menikah. Lanjut menikah, penghasilan akan digunakan untuk membiayai rumah tangga, membeli rumah dan sekolah anak sampai tiba masa pensiun dan lupa untuk mempersiapkan dana pensiun.

Naiknya penghasilan tidak serta merta membuat seseorang dapat meningkatkan porsi menabung dan investasinya. Semakin besar penghasilan maka semakin besar pula pengeluaran. Yang mencengangkan adalah naiknya penghasilan tidak sejalan dengan inflasi, malahan inflasi lebih besar daripada kenaikan penghasilan sehingga kita perlu mencari cara bagaimana agar penghasilan kita dapat memenuhi kebutuhan yang terkena inflasi. Inilah perlunya kita berinvestasi.

Sedihnya, tidak ada seorang pun yang mengajarkan kita sejak dini perihal persiapan dunia kerja, investasi dan inflasi. Kalau pun ada orang orang yang mengenal investasi, biasanya mereka dari kalangan konglomerat.

Beberapa pilihan instrumen investasi:

  1. Obligasi atau Surat Utang Negara
  2. Logam Mulia
  3. Reksadana
  4. Properti
  5. Saham

Kenapa harus properti? Karena:

  1. Salah satu jenis investasi tertua di dunia
  2. Bisa diwaariskan kepada anggota keluarga bila tidak digunakan
  3. Harga cenderung meningkat. Kenaikan harga properti sejak 2006 sampai 2016 adalah sebesar 520%
  4. Kebutuhan tempat tinggal terus meningkat padahal lahan terbatas

Five Golden Rules to choose property

  1. Location
  2. Location
  3. Developer
  4. Access
  5. Facilities

Ada keuntungan tentunya ada risiko juga yang harus dihadapi yaitu:

  1. Developer nakal
  2. Silent Hills Property
  3. Tidak ada yang menyewa
  4. Kredit Pemilikan Apartemen ditolak

Supaya KPA khususnya freelancer disetujui, ada tips and trick dari mbak Fioney Sofyan

  1. Ajukan KPA ke bank yang bekerja sama dengan property developer
  2. Lampirkan SPT Tahunan PPh Pasal 21. Ini membuktikan kalau Anda taat pajak dan aman dari blacklist BI
  3. Sertakan invoice yang digunakan untuk menagih jasa Anda dan rekening bank yang digunakan untuk menerima pembayaran jasa Anda

Selamat berinvestasi di properti!